BMD (Bone Mineral Desitometri)

Definisi Umum

BMD adalah pemeriksaan yang menggunakan alat khusus untuk pemeriksaan mendeteksi osteoporosis atau penurunan densitas tulang.

Osteoporosis diakibatkan karena penurunan massa tulang dan peningkatan resiko patah tulang.

Siapa yang beresiko terkena Osteoporosis ?

Massa tulang meningkat dari bayi hingga usia 20 – 30 tahun ketika orang dewasa mencapai peak bone mass (puncak massa tulang), setelah itu massa tulang menurun berdasarkan usia, dan penurunan massa tulang lebih cepat terjadi pada perempuan yang mendekati masa menepause. Akibat penurunan masa tulang tersebut dapat meningkatkan resiko terjadinya patah tulang.

Persiapan pemeriksaan BMD :

1. Lakukan perjanjian dengan petugas radiologi sebelum melakukan pemeriksaan.

2. Pemeriksaan ini tidak memerlukan persiapan khusus

3. BMD boleh dilaksanakan 3 hari setelah melakukan pemeriksaan kedokteran nuklir ( Nuclear bone scan ) dan 1 minggu setelah pemeriksaan dengan barium sulfat.

Catatan :

Pastikan pasien datang ke Radiologi dengan membawa lembar permintaan BMD dari dokter umum atau spesialis.

Bagaimana pemeriksaan BMD dilaksanakan ?

1. Pasien dianjurkan untuk ganti baju khusus yang telah disediakan oleh petugas.

2. Pasien dianjurkan melepas benda yang mengandung unsur logam agar tidak mengganggu hasil pemeriksaan ( bra, sabuk, peniti, jam tangan, gelang dll )

3. Petugas akan memposisikan tubuh sesuai pemeriksaan yang akan dilaksanakan.

4. Scanner akan bergerak dari kepala menuju kaki, dan kembali ke arah kepala, pasien rileks dan diusahakan tidak ada pergerakan selama pemeriksaan.

5. Hasil berupa grafik dan penjelasan dokter.


Fasilitas BMD Rumah Sakit JIH :

1. Ruang pemeriksaan yang nyaman

2. Didukung oleh konsulen BMD dan radiografer yang bersertifikat

​Info biaya tindakan BMD lebih lanjut hubungi 0274-446 3555 ext.262